Thursday, March 17, 2011

No Hopeless

No comments:
bukankah percuma mengharapkan sesorang untuk menggantikan orang yang tidak ingin kita lihat batang hidungnya?

pernahkah kalian membenci sesorang dalam hidup? terlebih sebenarnya orang itu adalah orang yang pernah kau sayangi melebihi apapun.

pernahkah kalian merasa terbodohi oleh cinta? atau kalian tidak menyadari bahwa kalian telah terbodohi?


pernahkah kalian mencintai orang yang salah? mengapa aku bilang salah, karena dia tidak pernah berdampak positif pada diri kalian. apakah kalian pernah mencintai seseorang padahal kalau bertemu saja bawaannya sudah mau marah karena dia tidak pernah mau mengerti keadaan kalian?


kalau pernah, kalian adalah orang yang bodoh. sangat sangat bodoh. ya bagaimana bisa seseorang mencintai orang yang kerjaannya selalu menyakiti? mungkin tidak bodoh juga ucapannya, melainkan "kau terlalu sabar dan polos". 


balik ke topik awal , salahkah jika kita mengharapkan seseorang menggantikan orang yang tidak ingin kita lihat batang hidungnya?


jawabannya adalah SALAH. iyalah salah banget! kasian amat, hidungnya diganti pake hidung orang lain, belum biaya operasinya mahal, trus klo orang tuanya ngamuk2 anaknya dioperasi paksa. ada ada banget punya harapan menggantikan batang hidung orang.


hehehehe.. namanya juga hiburan, jayus dikit gak apalah...


nah, ngomong ngomong masalah menggantikan orang dan sesuatu yang paling saya benci untuk dibahas (cinta).
dilihat dari sudut pandang orang modern sekarang, cinta adalah salah satu kebutuhan hidup. gak ada teori yang pasti sih, karena aku hanya melihatnya dari sudut pandang aku saja. aku melihat kebanyakan teman temanku senang membicarakan cinta, bahkan itu terjadi pada keluarga sendiri.
sekarang aku bertanya padamu, apakah kamu juga termasuk orang yang suka membicarakan cinta atau orang lain?

nah.. Ja! 
 

Friday, February 4, 2011

Andai Bukan Karena Cinta-NYA Kepadaku

No comments:
seharusnya kita mengerti adanya perbedaan mendasar, antara bekerja dan menerima upah bekerja antara sesama manusia, dengan bekerja lalu menerima pahala antara manusia dan Allah swt. Sebagian orang rancu menganggap beramal dalam berhubungan dirinya dengan Allah swt.
contohnya begini, bila ada salah seorang teman kita belerja dan berhak mendapat upah sebuah kebun. Apakah sama kondisinya, bila salah seorang kita beramal dan berhak mendapatkan balasan dari Allah berupa surga? atau ungkapan sederhananya, apakah kita berhak mendapatkan balasan surga dari Allah swt karena amal-amal yang kita lakukan? seperti kita berhak mendapatkan upah dari manusia karena pekerjaan yang kita lakukan.



saudaraku..

jika itu bagian dari anggapan kita, berarti kita ungkapan dalam pikiran kita adalah, " Allah akan membalas pahala kepadaku, karena aku telah melakukan amal shalih sesuai perintah-Nya." bila itu terjadi, itulah yang dikatakan mengandalkan amal, bukan mengedepankan Allah saat kita  beramal.
mari kita kaji lebih jauh masalah ini. Para salafushalih memiliki pandangan yang begitu dalam tantang hubungan amal seseorang dengan harapan penuh kepada pahala yang akan Allah berikan kepadanya. dalam kitab Al Hikam tulisan Ibnu Athaillah misalnya, ia mengatakan, "termasuk tanda seseorang bersandar pada amalnya, adalah sikap kurang memiliki harapan saat terpeleset dan melakukan dosa." ungkapan ibnu athaillah ini adalah anjuran agar kita benar-benar bersandar pada ridha Allah, bukan kepada pahala dan ganjaran yang Allah berikan atas amal yang kita lakukan itu. shalat, puasa, shadaqah, beragam amal shalih. kita benar-benar berharap akan kelembutan, kasih sayang dan kemurahan Allah swy. bukan pada ama-amal itu sendiri.

bagaimana mendudukan logika ini secara lebih terang?

syaikh al buthi, saat menjelaskan ungkpan ibnu athillah itu menguraikan, "ketika Allah swt memerintahkan kita dengan ketaatan dan menjauhi larangan-Nya, Allah swt menolong, membantu, memfasilitasi kita melakukan itu semua. siapa yang menjadikan kita mampu mendirikan sholat? siapa yang menjadikan kita kuat menahan lapar dan haus saat puasa? siapa yang melapangkan hati kita untuk bisa menerima keimanan? siapa yang menjadikan kita mau dan sanggup melangkah lalu mendatangi masjid untuk melakukan shalat berjamaah? Allah swt. itu sebabnya, Allah swt berfirman, "mereka merasa telah memberi nikmat kepadaku denagn keislamanmu, sebenarnya Allah, Dialah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan menunjuki kamu kepada keimanan jika kamu adalah orang-orang yang benar."( QS.Al Hujuraat:17)
amal saja, bukan jaminan untuk masuk surga. jadi, yang diminta dari kita adalah melakukan ketaatan dengan perasaan sangat ingin mendapatkan ridha Allah dan pahala dari Allah. mengharapkan kemurahan Allah, ampunan-Nya, kelembutan Allah swt kepada kita malalui amal-amal shalih yang dilakukan. ada sandaran hadist yang paling tepat untuk masalah ini. rasulallah saw bersabda, "amal takkan memasukkan seseorang dari kalian ke dalam surga." sahabat bertanya,'apakah termasuk engkau ya rasulullah?' rasulullah saw menjawab, "termasuk aku, kecuali Allah meliputiku dengan kasih sayang-Nya."

saudaraku...

salah satu ciri orang yang mengandalakan amal dalam mengerjakan ketaatan, adalah ketika ia sedikit harapannya untuk bisa mendapatkan ampunan Allah swt melakukan kesalahan. itu sambungan perkataan ibnu athaillah rahimahullah. artinya, ketika amal-amal yang kita lakukan sedikit, sementara kita juga melakukan dosa, hendaknya kita tetap memohon, meminta, dan berharap kepada Allah swt untuk terus memberi ampunan. tidak pesimis atas rahmat Allah swt.

mari merenung saudaraku....

jangan sampi kita berkhayal dengan modal amal-amal shalih yang kita lakukan di dunia ini, lalu kita berarti telah menebus harga untuk berhak masuk surga. sebab ketika kita bersyukur secara lisan atas karunia Allah kepada kita, kita juga harus bersyukur atas nikmat Allah yang menggerakkan lisan dan hati ini untuk bersyukur. jika kita berdiri shalat malam, maka kita harus bersyukur memuji Allah yang telah menolong dan membantu kita untuk bisa berdiri di hadapan-Nya ditengah malam. Andai bukan karena pertolongan dan bantuan Allah kepada kita, Andai bukan karena kebaikan dan ke Maha Lembutan Allah kepada kita, kita takkan bisa melakukan itu semua.

saudaraku,,,

ada kisah seorang istri shalihat di zaman salafushalih. suatu malam, sang suami bangun tengah malam dan melihat istrinya sedang shalat malam disalah satu sudut rumahnya. dalam shalat itu, ia mendengar ungkapan uang diucapkan istrinya saat sujud. "ya Allah sungguh aku memohon cinta-Mu kepadaku untuk bisa membahagiakanku, menjadikan aku mulia dihadapanmu..
sang suami heran mendengar doa ini, ia menunggu istrinya selesai sholat dan memanggilnya, " mengapa engkau meminta seperti itu kepad Allah? katakanlah Ya Allah, dengancintaku kepadaMu, aku memohon kepadaMu agar membahagiakan aku, memuliakan aku..dan seterusnya." istrinya menjawab, "suamiku, andai bukan karena cinta-Nya kepadaku, aku takkan sanggup bangun di waktu seperti sekarang ini, andai bukan karena cinta-Nya kepadaku, aku takkan bisa berdiri dihadapan-Nya sekarang, andai bukan karena cinta-Nya kepadaku, akupun takkan bisa berucapkan do'a seperti tadi..."

saudaraku...

seperti itulah ruh dari do'a yang dikisahkan oleh syaikh al bouthi, bahwa salah satu yang diajarkan ayahnya dalam doa adalah dengan mengatakan, "ya rabb, aku bersyukur kepadamu, akn tetapi Engkaulah yang menginspirasikan aku untuk bersyukur kepada-MU. maka syukurku kepada-Mu mengharusakan aku bersyukur pula karena Engkau telah menbantuku untuk bisa bersyukur kepada-Mu. Engkaulah pencipta segala sesuatu. Engkaulah pencipta segala sesuatu. Engkaulah yang maha lembut kepadaku disetiapa keadaan..."

dikutip dari majalah TARBAWI edisi 240 thn.12

subhanallah ya, banyak hikmah yang bisa diambil dari artikel tersebut diatas...
semoga bisa kita amalkan dikehidupan sehari hari....

^^

Wednesday, February 2, 2011

괜찮아요

No comments:
어떻게 당신이 인생에서 최악의 조건을 생각하십니까?

그 상태에있을 때. 당신은 무엇을 했을까?

나는 사람들이 대부분 그냥 행복한 이야기를 듣고 싶어서, 내가 알고 있기 때문에 내 인생 최악의, 당신은 정말 알고 싶지 않아 시간에 대해 말하지 않을거야.

나를 위해 최악의 상태가 정상적인 일이야. 내 인생,이 조건을 가지고 시간이 좀있다. 내 최악의 난 많은 친구 사이에서 혼자 생각하면되었다.

그것은 대개 내가 기대 전혀되지 않는 상황에있을 때 발생합니다. 나는 현재 내가 그냥 옳다고 느끼는 그 느낌 최악의 조건에있는 거지? 난 당신의 도움을 구걸
어떻게해야합니까??

first time I learn hangul.. I realize I've got many mistake on that.. hahaha
but I still learn...

Monday, January 31, 2011

Sedikit kepahitan yang dirasa manis

No comments:
hari ini, tepat jam ini. aku sedang merenungi nasibku dikemudian hari (ya ampun bahasanya biasa aja kali.. ^^) 
merenung?
MASYAALLAH...
kerjaan cuma merenung coba??
ckck *geleng geleng


baru aja semalam aku mengalami kejadian pahit..
sangat amat pahit.. pahitnya terasa hingga kini.

*aduuuhhh.. dari tadi bahasanya tinggi amat siii, ayo ganti !!


iya2, bawel dehhh.


Sebenarnya mau posting kemarin.. tapi masih terinspirasi kebaikan orang2 di sekitarku.. jadi posting sekarang deh.. Jadi kemaren itu aku ke boyolali mau jengukin kakak tingkat yang sakit liver, diajakin ikut sama kakak tingkat yang lain, bela belain banget, minjem motor orang, gak tau siapa itu yang punya motor, sim gak punya, stnk gak megang, padahal kakak yang sakitnya juga gak kenal sama aku.

bletaaakkkk!

niatnya sih belagu gitu, mau menguji kemampuan, kuat gak aku bolak balik semarang-boyolali..

innamal a'malu binniatin
=> sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung niatnya.

langsung sadar, baru kemaren nyetor hafalan ntu hadist ke murabbi.. gawat! belum bisa mempraktekkan ni... berarti aku lagi di tegur Sang Khalik gara gara lalai..


nah, pasti bingung dah kenapa dari tadi ngomongnya kepahitan lah, teguran lah, ato apa gitu... 
jadi aku itu jatuh dari motor... kepeleset motornya, soalnya jalanan gelap, licin abis hujan, dan berbatu(pinggiran jalannya).. abis sholat magrib tepatnya di salatiga.
tiba tiba aja gitu motornya kepeleset ke pinggir jalan dan akhirnya aku tercium jalan, alias keseret..
aku gak mikir apa apa saat itu, cuma motor dan motor yang ada dikepala, gak peduli sepatu, rok, sama celana bolong semua.. untung gak ada darah yang berkucuran, cuma kulit aja yang ngelupas..
motornya ini yang parah..
rem jadi miring, plek ilang, spakboard depan skrupnya juga ilang, spion hancur, barang2 dalem jok sampe kluar dari tempatnya..
astagfirullah...
aku gantinya gimana coba??


alhamdulillah ada mas mas yang serombongan baik hati mau minjemin motornya dan dia yang ngendarain motor hancur itu ke semarang.


ngasih tau emak dirumah, di giniin " lain kali jangan begitu, kamu gak punya SIM. repot nanti urusannya ma polisi apalagi di daerah, pokoknya jangan begitu lagi"
kasarnya gini kali ya, makanya gak punya SIM gak usah belagu deh...
piiisss bu'e.. damai itu sebagian dari iman.. *lho? ^-^v


alhamdulillah lagi, yang punya motor gak ngamuk2(gak tau juga sih, tapi mudah mudahan gak ya... T.T)


intinya kepahitan yang dirasa manis, adalah ya gak jauh jauh dari tiap kesulitan pasti ada kemudahan, ada hikmah dibalik setiap peristiwa, ada udang dibalik bakwan (lho?) dan lain lain...


so inget juga sob...
selalu perbaiki niatmu, karna itu akan berpengaruh besar dalam proses kehidupanmu.
liat juga kondisi, don't be nekad klo niatnya gak bener!!


itu aja pengalaman aku yang bisa di share...


semoga bermanfaat..^^

Berapa malaikat yang kau temui hari ini?

No comments:
Ya berapa malaikat yang sudah kau temui hari ini?
Atau hari kemarin?
Di dalam perjalananmu menuju tempat kuliah?
Atau dalam perjalananmu menuju ke rumah kembali?
Berapa?

Bahkan itu di rumahmu sendiri.
Berapa malaikat yang kau temui?

Tidak ada?
Tidak mungkin! Siapa bilang? ^^

Mari kita ingat-ingat lagi...

Mungkin dia yang membuatmu marah-marah karena
membuatmu terbangun di tengah malam buta. Membuatmu
terjaga dengan tangisan. Dan kau hanya berkata dengan
bersungut-sungut, "Anak siapa sih? Rese amat
malem-malem nangis. Berisik!"

Padahal mungkin ia membangunkanmu untuk sesuatu hal
bermanfaat yang bisa kau lakukan di tengah malam itu.

Mungkin dia yang membuatmu sewot, ketika kau
bertabrakan badan di jalan sehingga membuatmu
terjatuh. Dan kau menjadi sedikit sakit dan malu. Dan
kau membentaknya dengan ucapan, "Pake mata dong kalo
jalan!"
Padahal mungkin ia mengajakmu untuk berlatih bersabar
dan malahan justru jika ia tidak menabrakmu kau akan
sedetik lebih cepat dan mungkin ceritanya akan
berbeda. Tertabrak mobil barangkali.

Mungkin dia yang membuatmu berpikir buruk, sebab
setiap hari ia selalu menengadahkan tangan padamu
dengan pakaian compang-camping dan baju dekilnya.
Sehingga membuat ini terbersit di pikiranmu, "Males
amat sih ini orang. Badan masih seger gitu loh?"
Padahal mungkin ia mengajakmu untuk berpikir positif
dan lebih bermurah rejeki, setidaknya bermurah senyum.

Ya. Cobalah ingat-ingat lagi. Berapa kali dalam sehari
kau membentak, menghardik, membenci, berprasangka,
mencibir, memaki orang lain?

Berapa kali?

Sebab mungkin sebanyak itu pulalah kau berlaku tidak
sepantasnya pada malaikat.

Senyumlah setiap hari pada siapapun yang kau jumpai.
Berpikirlah positif pada setiap orang yang kau temui.
Perlakukanlah orang lain dengan cara yang sama seperti
kau mengharapkan orang lain memperlakukanmu. Tuhan
selalu "bekerja" dengan cara yang misterius.
Maka, selalu lah peka dalam menyikapi semua ini. ^^

lihat betapa banyak malaikat yang hadir dalam hidupmu,
Bukan hanya seorang malaikat tampan tapi beribu malaikat lain.
Semangatlah sahabatku, jalan hidupmu masih panjang,
Percayalah bahwa Allah tidak akan menjauhkanmu darinya.
Allah pemiliknya, maka yakinkanlah dihatimu bahwa Allah akan menjaganya untukmu dan Allah pula yang akan menjagamu dan terus menerus ada untukmu..

You might also liked:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...